Workshop HIMPAUDI, Purwanto : Terapan Kurikulum Merdeka Harus Sesuai Konteks Nyata

Kamis, 25 Agu 2022 | 13:36:17 WIB - Oleh Nurdin | Dibaca 1408


Workshop HIMPAUDI, Purwanto : Terapan Kurikulum Merdeka Harus Sesuai Konteks Nyata
   

Disdik.purwakartakab.go.id – Himpaudi Kabupaten Purwakarta menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (KB, SPS & TPA), Kamis (25/08), di Aula Bale Guru Linuhung – Kantor Disdik Purwakarta. Tampak hadir seluruh anggota dan pengurus Himpaudi, KB, SPS & TPA di Kabupaten Purwakarta. 

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), H. Purwanto berkesempatan hadir langsung sekaligus memberikan arahan. Dalam paparannya, ia menuturkan bahwa di Tahun 2022, Disdik telah mengalokasikan anggaran sebesar 350 juta untuk beasiswa guru PAUD. 

“Karena saya tahu masih banyak yang belum S1, dan anggaran itu akan diberikan kepada guru-guru PAUD yang Rajin. Tujuannya agar mereka dapat kuliah dan menyelesaikan Pendidikan sesuai standar,” katanya. 

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya adaptasi guru terhadap perkembangan zaman. Para guru, sambungnya, perlu mengenal dan memaksimalkan teknologi informasi untuk kebutuhan pembelajaran. 

“Salahsatu poin penting Kurikulum Merdeka adalah soal adaptasi zaman. Disatu sisi, jika kurikulum merdeka tidak dilaksanakan berdasarkan kodrat zamannya, maka anak-anak kita akan ketinggalan jauh. Di sisi lain, mengenalkan anak pada kodrat zaman sesungguhnya adalah poin implementasi kurikulum merdeka itu sendiri,” ujarnya.  

BERI RUANG BERMAIN PADA SISWA

Masih dalam kaitannya dengan Kurikulum Merdeka, ia berharap implementasi kurikulum ini mampu memberikan ruang bermain yang luas kepada siswa.  Kemudian, tidak lupa, mengajarkan aspek literasi dan numerasi juga kepada para siswa. 

“Implementasi literasi dan numerasi disesusaikan dengan apa yang ada di lingkungannya. Anak usia dini juga diperkenalkan pada calistung dengan cara bermain. Peran orang tua juga sangat diutamakan dalam kurikulum merdeka ini, orang tua harus terlibat dalam pembelajaran, jadi guru harus banyak berkomunikasi dan bertemu dengan orang tua, dan dilakukan kelas parenting bersama orang tua. Mengenai Implementasi kurikulum merdeka ini tidak perlu di pelajari pada saat IHT atau workshop, saya yakin bapak/ibu bisa belajar di rumah melalui smartphone masing masing.  Kalau bapak ibu belajar dengan nyaman sambil buka HP dengerin YouTube ini belajarnya cepat efektif masuk ke telinga dan bisa bapak ibu pelajarin dengan baik,” begitu paparnya. (NC/Red)



Rabu, 24 Agu 2022, 13:36:17 WIB Oleh : Nurdin 1265 View
PURWANTO : GURU HARUS HASILKAN KARYA UNTUK PERUBAHAN
Selasa, 23 Agu 2022, 13:36:17 WIB Oleh : Nurdin 1388 View
PURWANTO : MGMP BASA SUNDA , AYO BIKIN KAMPUNG SUNDA DI PURWAKARTA

Tuliskan Komentar
INSTAGRAM TIMELINE