102 GURU MENGIKUTI TES TULIS BAKAL CALON KEPALA SEKOLAH

Sabtu, 08 Feb 2020 | 12:09:03 WIB - Oleh Nurdin Cahyadi, S.Kom | Dibaca 3986


102 GURU MENGIKUTI TES TULIS BAKAL CALON KEPALA SEKOLAH
   

Disdik.purwakartakab.go.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta bekerjasama dengan lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Lembaga pengembangan pemberdayaan kepala sekolah (LPPKS) Indonesia bekerjama dalam seleksi subtantif bakal calon Kepala Sekolah Kabupaten Purwakarta Tahun 2020, Sabtu (08/02), di Aula SMPN I Purwakarta. 

Acara seleksi ini diikuti oleh 102 peserta. 56 orang peserta adalah bakal calon Kepala Sekolah dari jenjang SD. Sementara, 46 orang berasal dari jenjang SMP. 

Ditemui di sela kegiatan, Prof. Udin Syaefudin Saud, Ketua Lembaga Penyelenggara Diklat Universitas Pendidikan Indonesia mengatakan, kegiatan ini merupakan prosedur yang harus ditempuh oleh Dinas Pendidikan tingkat Kabupaten atau Kota untuk mengangkat kepala sekolah dan pengawas sesuai dengan Permendikbud No. 6 Tahun 2018 Tentang Kepala Sekolah. 

“Dalam permendikbud tersebut dijelaskan bahwa Kepala sekolah adalah tugas pokok. Bukan lagi Guru yang diberi tugas tambahan. Maka, hari ini pengangkatan Kepala Sekolah harus melalui seleksi dengan baik,” tegasnya.  

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Purwakarta H. Purwanto. Dalam sambutannya, ia mendoakan hasil yang terbaik untuk para bakal calon Kepala Sekolah yang mengikuti seleksi. 

“Saya berharap dari proses ini bisa menghasilkan Kepala Sekolah yang berkualitas untuk meningkatkan mutu pendidikan. Kita ketahui bahwa hari ini pendidikan bertumpu kepada kepala sekolah dan Guru sebagai role model (contoh teladan : Red),” katanya. 

Karena sebagai teladan itulah, timpalnya, Kepala Sekolah dan Guru harus bisa menunjukkan perilaku serta karakter yang baik kepada para siswa. Salahsatunya menjadi contoh hidup kepedulian kepada lingkungan. Sederhana saja : minimal dengan mulai mengurangi penggunaan plastik. 


“Kepala Sekolah dan Guru harus mulai memberikan contoh dan arahan. Kurangi penggunaan kemasan plastik dengan cara membawa tumbler (botol minum) dari rumah misalnya. Ke depan, kami optimis bisa bermunculan Kepala Sekolah yang berkualitas dan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Purwakarta,” pungkasnya (NC/Red).



Sabtu, 08 Feb 2020, 12:09:03 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 1901 View
KPK TAKJUB AKSELERASI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DISDIK PURWAKARTA
Rabu, 05 Feb 2020, 12:09:03 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 2551 View
SISWA SDN 8 KAHURIPAN PRAKTEK DAUR ULANG SAMPAH
Minggu, 02 Feb 2020, 12:09:03 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 1520 View
BUPATI PURWAKARTA APRESIASI APLIKASI GERAKAN KEBERSIHAN DI LINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN

Tuliskan Komentar
INSTAGRAM TIMELINE