OUTDOOR MEETING K3S KECAMATAN BUNGURSARI

Jumat, 01 Okt 2021 | 06:47:09 WIB - Oleh Nurdin Cahyadi, S.Kom | Dibaca 167


OUTDOOR MEETING K3S KECAMATAN BUNGURSARI
   

disdik.purwakartakab.go.id -- Pada gelombang pertama pemberlakuan pembelajaran tatap muka di kabupaten Purwakarta, kecamatan Bungursari termasuk ke dalam tiga kecamatan yang tertunda  karena masih termasuk zona merah, maka pada gelombang kedua melalui Keputusan Bupati Purwakarta Nomor : 421/Kep.460-Disdik/2021 tanggal 17 September 2021, sembilan dari delapan belas  sekolah dasar di kecamatan Bungursari mulai masuk dalam daftar sekolah yang sudah dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka. Kesembilan sekolah tersebut adalah SDN 1 Cibening, SDN 1 Cibodas, SDN 2 Cibodas, SDN 2 Cikopo, SDN 2 Dangdeur, SDN Cinangka, SDN Ciwangi, SDN Karangmukti, dan SDN Wanakerta.


Selanjutnya pada tanggal 27 September 2021, seluruh sekolah dasar di kecamatan Bungursari dinyatakan boleh  melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah. Mengingat hasil pantauan tim satgas covid 19, seluruh wilayah kecamatan Bungursari sudah dinyatakan zona hijau. Sukacita dan rasa syukur terpancar dari para peserta didik dan guru di hari pertama mereka kembali sekolah.


Di tengah sukacita penyambutan pemberlakuan PTMT, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) mengundang seluruh kepala sekolah dasar dan para pengawas sekolah untuk hadir dalam rapat K3S.  Rapat dilaksanakan pada Rabu, 29 September 2021 bertempat di SDN Ciwangi. Salah satu sekolah dasar yang selama beberapa tahun ini telah menjadi sekolah rujukan dalam implementasi tujuh poe atikan di kabupaten Purwakarta. 


Rapat dilaksanakan di ruang terbuka dengan memanfaatkan sebuah gazebo besar yang berada di tengah area tatanen di bale atikan. Suasana sejuk dan tenang langsung terasa saat tiba di area ini. Aneka tanaman sayuran dan buah yang tumbuh subur dan sedang berbuah lebat menambah keasrian suasana kebun sekolah ini. Beberapa guru nampak memetik tanaman sayuran yang sudah siap panen. Saat ditanya, mereka menjelaskan bahwa semua sayuran ini akan diolah dan dimasak untuk menjadi hidangan penutup di akhir kegiatan nanti, 


Sambil menunggu rapat dimulai, kepala sekolah SDN Ciwangi, Herlina, menunjukan area di sudut kebun yang tertata rapih untuk dapur, sumur dan kolam ikan. Aneka perkakas dapur buhun yang saat ini sudah jarang digunakan, lengkap tersedia di sini. Seperti  tungku masak (hawu), aseupan, boboko, hihid, nyiru, bahkan dulang dengan centong kayunya. Suasana dan penataan dapur ala lembur tercermin di sini. Menurut beliau, kreasi ini merupakan wujud dari program TDBA sekolah agar peserta didik mengenal dan tidak melupakan budaya lokalnya serta mampu memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajarnya.


Tepat pukul 09.30 rapat kepala sekolah dimulai dengan rangkaian kegiatan dipandu langsung oleh ketua K3S Bungursari, Farid Sastra Mulyana. Usai menyayikan lagu Indonesia Raya, seluruh peserta rapat melakukan doa bersama dengan dipandu oleh kepala SDN 2 Dangdeur, Ahyar. Kemudian dilanjutkan dengan paparan program dan informasi kedinasan yang disampaikan oleh pengawas PAI, pengawas bina gugus 1 dan 2, pengelola BOS, serta ketua PGRI Cabang Bungursari.


Dalam paparannya, pengawas PAI, Tuti Herawati, menyampaikan beberapa informasi terkait program updating guru PAI dan program pengembangan kompetensi guru PAI yang saat ini sedang dilaksanakan, yaitu pembimbingan literasi. Menurutnya kemampuan guru PAI dalam hal literasi sudah baik, namun belum tampak berdaya.  Sisi inilah yang harus dikembangkan agar muncul kreatifitas guru untuk selalu update dan tertantang dalam menjawab segala permasalahan pembelajaran di sekolahnya.


Di sisi lain beliau menyampaikan harapannya agar seluruh kepala sekolah mensikapi kebijakan dibukanya kembali pembelajaran tatap muka ini dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab. Tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dengan edukasi yang baik terhadap guru-guru dan peserta didik. “Betapa mahalnya harga untuk menebus PTMT ini, jangan sampai karena kelalaian kita, anak-anak kembali terabaikan. Pelajaran penting bagi kita, pengajaran dapat mudah disampaikan meskipun melalui pembelajaran jarak jauh, namun pendidikan sikap, pembimbingan karakter menjadi beban besar yang tak mampu dilakukan guru di masa pandemi. “ Ujarnya. 


Paparan kedua disampaikan oleh pengawas bina gugus 2, Ade Nurbaeti, berkenaan dengan informasi kedinasan tentang tahapan yang harus dilakukan sekolah untuk mengimplementasikan program Lima Bunga Rampai Pendidikan Purwakarta,  yaitu program Tujuh Poe Atikan, Pendidikan Anti Korupsi, Sekolah Ramah Anak, Pendidikan Agama dan Keagamaan, serta Tatanen Di Bale Atikan. 
Tahap pertama dimulai dari setiap sekolah menunjuk mentor untuk setiap programnya, agar kelima program tersebut memiliki penggerak dan penanggungjawabnya. Pada tahap berikutnya, ditentukan lima sekolah model yang mewakili masing-masing program pendidikan yang dikembangkannya. Dalam hal ini para pengawas turut berperan memantau dan melakukan pemetaannya.


Sementara itu pengawas bina gugus 1, Kuswara, lebih kepada penguatan tentang penyusunan buku dokumen 1 yang harus dimiliki sekolah sebagai acuan untuk melaksanakan pembelajaran di sekolah. Disamping itu beliaupun menyampaikan  informasi tentang Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dan teknis pembuatan web sekolah yang dalam waktu dekat ini akan dikomunikasikan dengan para operator sekolah.


Acara diakhiri dengan paparan informasi yang disampaikan ketua PGRI kecamatan Bungursari, Saekhu, tentang rencana kegiatan dalam rangka menyambut Hari Guru dan Hari PGRI.  Salah satunya adalah kegiatan menyanyi solo bagi guru yang akan dilaksanakan secara virtual mulai 15 – 20 Oktober mendatang.

ditulis oleh : Tuti Herawati 

(Pengawas PAI Kabupaten Purwakarta) 



Rabu, 29 Sep 2021, 06:47:09 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 227 View
Lima Bunga Saling Menghiasi
Senin, 27 Sep 2021, 06:47:09 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 532 View
Mendongkrak Spirit Daya Literasi Guru PAI Melalui Pelatihan dan Bimbingan Berkesinambungan
Jumat, 24 Sep 2021, 06:47:09 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 415 View
Bangga! Pelajar Purwakarta Jadi Juara Karate Nasional

Tuliskan Komentar
INSTAGRAM TIMELINE