PENGEMBANGAN PROGRAM AGAMA KEAGAMAAN PENDALAMAN KITAB-KITAB DALAM KERANGKA KURIKULUM MERDEKA
PELAJAR PANCASILA - PELAJAR BERKARAKTER

Jumat, 01 Jul 2022 | 13:16:45 WIB - Oleh Nurdin Cahyadi, S.Kom | Dibaca 333


PENGEMBANGAN PROGRAM AGAMA KEAGAMAAN PENDALAMAN KITAB-KITAB DALAM KERANGKA KURIKULUM MERDEKA
   

Penulis : Yohanes Baptis (Guru AKPK Non-Muslim SMPN 7 Purwakarta)

Disdik.purwakartakab.go.id -- Musawarah guru mata pelajaran agama keagamaan dan pendalaman kitab kitab Kabupaten Purwakarta. Pengembangan program AKPK dalam kerangka kurikulum merdeka dilaksanakan pada hari Kamis, 30 Juni 2022 mulai pukul 08.30 - 12.00 WIB. 

Pelaksana kegiatan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta dengan pemateri Bapak H. Asep, M.Pd Kepala Seksi Guru dan tenaga Kependidikan Kabupaten Purwakarta dengan  membawakan materi dengan enak, menarik, penuh canda tawa dan humor khas Sunda yang membuat para guru AKPK selalu tersenyum terutama sikap kritis terhadap sistem. 

Materi Kedua dibawakan oleh Ibu Hj. Lulu, M.Pd Pengawas AKPK Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta. Peserta yang hadir dari guru AKPK Katolik, Hindu, Kristen Protestan dan Islam dari berbagai sekolah antara lain  guru AKPK SMPN 1-10 Purwakarta, Guru AKPK SMPN  Darangdan, Kiarapedes, Guru AKPK SMPN Jatiluhur, Wanayasa Guru AKPK Plered, Tegalwaru, Sukatani  Guru AKPK Wanasari, Guru AKPK Pasawahan, Pondok Salam Guru AKPK Bojong. Guru AKPK Satap Bungursari Guru-Guru AKPK Kabupaten Purwakarta jumlah yang hadir : 67 Guru dari berbagai agama. 

Materi yang dibahas berkaitan dengan pendidikan Karakter dan Proses Pembelajaran kurikulum Merdeka. Penerapan Nilai-nilai AKPK dalam proses Pembelajaran pelajar Pancasila. Dalam pengembangan program agama keagamaan pendalaman kitab-kitab (AKPK) dalam rangka kurikulum merdeka. Program penguatan karakter Pendidikan Kabupaten Purwakarta antara lain; 7 Poe Atikan Istimewa, AKPK, Pendidikan Anti Korupsi, Tetanen dibale Atikan, Sekolah ramah Anak. Agama keagamaan dan pendalaman Kitab-kitab AKPK memiliki peran penting dalam upaya membangun karakter (Charracter Building) peserta didik menuju terbentuknya profil pelajar pancasila. 

Strategi pelaksanaan 1. Pembiasaan Mengkaji kitab safinah 2. Pembelajaran tatap muka 3. Ekstrakulikuler. Jargot Agama Keagamaan dan Pendalaman Kitab Kitab AKPK Beragama literat bersikap moderat.

Program AKPK- intrakulikuler pembelajaran tatap muka didalam kelas secara sistematis dan terjadwal: kokulikuler kegiatan yang bersikap proyek dan penguatan-ekstrakualikuler TBTQ capaian hafalan juz amma dalam satu tahun - pembiasaan berdo'a, asmaul husna, shalat dhuha, kitab safinah Muatan lokal, permendikbud no 79 tahun 2014 permendikbud rostek no 7 tahun 2012 Pasal 3 penguatan profil pelajar pancasila AKPK PTM proyek, tadabur alam, hapalan juz 30, Kegiatan Projek AKPK: Membersihkan tempat ibadah, Rekoleksi Keberagaman menguatkan Bangsa, (wisuda tahfidz) eskul TBTQ, lomba-lomba dan kitab safinah sudah diapresiasi dalam lomba pentas PAI Persiapan guru perangkat ajar pembelajaran paradigma baru asesmen 5 kekuatan guru merdeka kekuatan posisi kekuatan kepribadian kekuatan  tugas kekuatan hubungan kekuatan pengetahuan alur pelaksanaan program AKPK sosialisasi implementasi Supervisi evaluasi refleksi. 

Bagi AKPK Non-Muslim bisa membuat program Kunjungan moderasi beragama, Botram Harmoni, Kebersihan lingkungan tempat ibadah di seputar sekolah, Karakter Pelajar Pancasila dikedepankan. 

Pelajar yang memiliki profil ini adalah pelajar yang terbangun utuh keenam dimensi pembentuknya. Dimensi ini antara lain: 1) Beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia; 2) Mandiri; 3) Bergotong-royong; 4) Berkebinekaan global; 5) Bernalar kritis; 6) Kreatif.Siswa yang memiliki karakter Pancasila juga menjadi salah satu tanda keberhasilan guru AKPK dalam mendidik, dan membuat mereka menjadi generasi Pancasila. 

Ciri-ciri siswa memiliki karakter Pancasila yang perlu diketahui guru, di antaranya yaitu: Siswa rajin beribadah sesuai dengan keyakinan masing-masing dan menjalankan nilai-nilai baik dalam ajaran agamanya dalam kehidupan sehari-hariSiswa dapat berteman dengan siapa saja. Siswa memiliki pemikiran yang terbuka dan menghargai perbedaan. Menerima dan belajar budaya lain tanpa menghilangkan identitas budayanya sendiri. Membantu temannya yang kesulitan. Memiliki kreativitas yang tinggi Berpikir kritis dan dapat memecahkan masalahnya sendiri. Disiplin masuk kelas dan bertanggung jawab pada tugas.



Jumat, 01 Jul 2022, 13:16:45 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 372 View
Harmonisasi IKM dan TdBA Dalam Praksis Pendidikan di Kabupaten Purwakarta
Jumat, 01 Jul 2022, 13:16:45 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 233 View
KADISDIK PURWANTO TERKAIT IKM : BERKAH BAGI PRAKTEK TdBA DI PURWAKARTA
Kamis, 30 Jun 2022, 13:16:45 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 189 View
BEGINI IMPLEMENTASI KEMIS NYANDING WAWANGI DI SMPN 8 PURWAKARTA

Tuliskan Komentar
INSTAGRAM TIMELINE