Lanjutan Guru adalah Panggilan Jiwa

Rabu, 11 Nov 2020 | 09:45:38 WIB - Oleh Nurdin Cahyadi, S.Kom | Dibaca 430


Lanjutan Guru adalah Panggilan Jiwa
   

 (Enjang Sarip H) 

disdik.purwakartakab.go.id -- Konsep sekolah atau tempat belajar ki hajar dewantoro adalah taman siswa. Taman identik dengan tempat yang sejuk, penuh keindahan, menyenangkan untuk bermain bukan untuk stres. Ketika pembelajarannya menyenangkan, tanpa tekanan tinggi dan tidak stres akan terbangun kompetensi. 

Pemerintah yang memahami peran dan fungsi guru maka guru akan diberi otonomi. Guru merupakan jabatan fungsional bukanlah struktural sehingga tidak perlu ada pengecekan pada guru, tidak perlu mengawal pemerintah dan tidak terlalu ketat. Dengan guru diberi otonom tidak mungkin kurang ajar pada pemberi otonom.

Jika kita menganggap guru merupakan suatu profesi maka guru menjadi underbow atau ujung tombak kebijakan. Guru SD tidak usah pindah jadi guru smp bahkan kepala dinas. Kepala dinas merupakan jabatan politik dan underbow bupati. Pernah suatu ketika bahwa pengukuran indeks prestasi daerah dilihat dari sejauh mana persentase kelulusan murid disekolah. Mau tidak mau bupati/gubernur/wali kota akan menekan kadis, kadis menekan kepala sekolah, dan pada akhirnya kepala sekolah menekan guru. Ancaman dan tekanan muncul sehingga memicu timbulnya kecurangan seperti memberi kunci jawaban kepada murid. Sehingga karakter baik yang diharapkan muncul pada siswa pada akhir sekolah menjadi hancur.

Kiprah guru di negara seperti Jepang, Korea, Taiwan sangat dihormati. Kalau sudah mengetahui pekerjaannya guru baik itu tentara atau polisi atau pejabat sekalipun akan tunduk dan hormat. Mereka melakukan itu walaupun kepada orang yang baru mereka kenal.

Thomas alfa edison hanya mampu sekolah formal 2 bulan. Pihak sekolah mengembalikan Thomas pada ibunya. Kunci sukses Thomas dididik oleh ibunya. Ibu Thomas mengatakan kalau ingin maju harus ulet. Sehingga Thomas dapat menemukan lampu bohlam karena karakter ulet yang tertanam. Thomas menjadi orang yang terkenal dan bermanfaat untuk seluruh dunia melalui penemuannya. Tidak kenal kata menyerah, kegagalan merupakan langkah awal dari kesuksesan. Bahkan Thomas untuk berhasil menemukan bohlam melakukan ribuan kali kegagalan. 

Bagaimana ibu Thomas dapat berhasil mendidik Thomas? Ternyata ibunya mendidik Thomas dengan penuh kesabaran. Selain itu ibunya sangat mencintai Thomas dan tidak terpancing marah atau emosi. Sehingga ketika Thomas sudah berhasil menemukan berbagai macam penemuan yang bermanfaat untuk seluruh dunia. Thomas ditanya siapakah orang yang paling hebat di dunia? Thomas menjawab "ibuku paling hebat" 

Anak kecil yang dicekokin seabreg tugas. Disatu sisi anak kecil tersebut bisa saja menjadi pintar. Namun disisi lain anak tidak bisa berkembang karena terbebani tugas-tugas dari guru. Hal tersebut menyebabkan anak tidak kreatif.

Bagaimana supaya siswa bisa kreatif dan inovatif seperti Thomas alfa edison? Tentunya guru meski tumaninah dengan menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Selain itu menerima dan menikmati sebagai guru. Guru bisa menjadikan anak kreatif jika tidak ada tekanan dari siapapun termasuk pemerintah.

Di Indonesia jumlah mata pelajaran di SD paling banyak dibanding negara lain. Tidak pasti lebih banyak pelajaran lebih baik. Contohnya hasil siswa Indonesia yang mengikuti kompetisi internasional seperti PISA, TIMMS dan PIRL selalu menunjukan hasil yang rendah.

Memikirkan pendidikan berarti menuju perubahan lebih baik. Sebagai guru bukan sebagai profesi guru. Menjadi guru adalah panggilan jiwa. Jika menjadi guru adalah panggilan jiwa maka akan menjiwai, mendarah daging ruh guru. Kapan dan dimanapun berada jiwa guru selalu ada terimplementasi dalam sikap untuk jadi teladan selalu digugu dan ditiru. Guru selalu menjadi penerang dalam gelapnya kehidupan. Peribahasa sundanya nulung kanu butuh, nalang kanu susah, ngajait kanu teuleum, ngahudangkeun kanu labuh, nyaangan kanu poekeun. Kepribadiannya selalu depe depe handap asor. Sikap dan kemampuan yang diharapkan muncul dari siswa adalah Cageur, Bageur, bener, Pinter, singer. Membiasakan anak didiknya untuk mempunyai karakter silih asih, silih asuh dan silih asah pengetahuan.



Senin, 09 Nov 2020, 09:45:38 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 292 View
KADISDIK : LINGKUNGAN PENDIDIKAN HARUS SIAP MENJAWAB PERUBAHAN
Jumat, 06 Nov 2020, 09:45:38 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 260 View
Disdik Gelar TOT Program Tatanen di Bale Atikan Bagi Pengawas SD
Jumat, 06 Nov 2020, 09:45:38 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 302 View
Bupati Purwakarta : Rame Gawe Melak Lame

Tuliskan Komentar
INSTAGRAM TIMELINE