KEMBALI KE SEKOLAH, BUPATI PURWAKARTA OPTIMIS PEMBELAJARAN TATAP MUKA BISA LANCAR

Senin, 06 Sep 2021 | 11:43:14 WIB - Oleh Nurdin Cahyadi, S.Kom | Dibaca 648


KEMBALI KE SEKOLAH, BUPATI PURWAKARTA OPTIMIS PEMBELAJARAN TATAP MUKA BISA LANCAR
   

Disdik.purwakartakab.go.id – Bupati Purwakarta, Hj. Ambu Anne Ratna Mustika didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Dandim 0619 dan Kapolsek Purwakarta, melihat langsung proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) perdana, di SMPN 1 Babakan Cikao Purwakarta, Senin (6/9). 

Pada kesempatan itu, Kadisdik Purwakarta, H. Purwanto meng-edukasi para siswa terkait aplikasi protokol kesehatan mulai dari berangkat hingga pulang sekolah. 

“Jangan lupa untuk rajin mencuci tangan, check suhu tubuh sebelum masuk ruang kelas, selalu disiplin menggunakan masker, serta menjaga jarak dengan siswa yang lain,” katanya.   

Sementara, Bupati Purwakarta yang akrab disapa “ambu” Anne, berdialog langsung dengan siswa yang terlibat pertemuan tatap muka terbatas. Ia mewanti-wanti para siswa untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan. 

“Alhamdulillah, penerapan tatap muka terbatas di lingkup SMP di Kabupaten Purwakarta sudah sesuai dengan apa diamanatkan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi. 
Kemudian, saya juga bahagia sekali melihat antusiasme anak-anak yang bisa kembali bersekolah seperti biasa,” ungkapnya. 
 
Dia melanjutkan, hampir 50% peserta didik dilingkungan SMPN 1 Babakan Cikao sudah mengikuti vaksinasi. Angka tersebut terbilang signifikan, karena untuk usia SMP, tidak semua siswa bisa segera divaksin. 

“Untuk anak dibawah usia 12 tahun belum bisa menerima vaksin. Sementara, untuk siswa kelas VII, VIII dan IX yang rata-rata sudah berusia 12 tahun sudah bisa divaksin,” tuturnya. 

OPTIMIS PTM LANCAR 

Ambu Anne yakin bahwa Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang dimulai hari ini akan berjalan dengan lancar seterusnya. Hal tersebut tentu saja bisa terjadi jika didukung syarat-syarat yang dipenuhi warga sekolah. 

“Saya amanatkan dua hal. Pertama adalah guru-gurunya harus disiplin terhadap protokol kesehatan, sehingga menjadi teladan bagi para siswanya. Kedua adalah edukasi berkelanjutan terkait protokol kesehatan kepada siswa. Jadi, sebelum mata pelajaran dimulai, bapak-ibu guru wajib menyampaikan materi kaitan dengan pandemic covid-19, dengan harapan anak-anak paham apa yang sedang mereka hadapi saat ini. Kemudian, jangan lupa dipantau aspek kedisiplinan anak-anak terhadap prokes itu sendiri. Yang jelas kita sudah mempunyai SOP, sudah ada regulasi apa saja yang harus dilakukan oleh sekolah maka itu harus diterapkan jangan lengah, harus disiplin semuanya mulai dari awal pintu masuk sampai anak nanti pulang sekolah, kemudian proses pembelajaran diruang kelas itu semuanya sudah di atur,” demikian tegasnya. (NC/Red)



Minggu, 05 Sep 2021, 11:43:14 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 188 View
Isyarat Corona
Minggu, 05 Sep 2021, 11:43:14 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 310 View
Abah Djudju : Pegiat Literasi Saba Desa Inspiratif Kadisdik Purwakarta
Minggu, 05 Sep 2021, 11:43:14 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 270 View
PGRI Harus Membangun Kultur Guru Pembelajar

Tuliskan Komentar
INSTAGRAM TIMELINE