Penamanam Bambu di Arboretum Linuhung oleh Tokoh Masyarakat dan Pejabat Daerah

Rabu, 01 Mei 2024 | 11:17:08 WIB - Oleh Mira Habibah | Dibaca 587


Penamanam Bambu di Arboretum Linuhung oleh Tokoh Masyarakat dan Pejabat Daerah
   

Purwakarta, (01/05/2024) – Dinas Pendidikan Kab. Purwakarta dan Self Learning Institute kembali melaksanakan penamanan bambu di Arboretum Bambu Linuhung, Selasa 30 April 2024.

Kegiatan Penanaman kali ini dihadari oleh tokoh masyarakat Kang Dedi Mulyadi serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh lainnya. Terlihat antusias saat hadir ke Lokasi arboretum bambu yang terletak di SDN 2 Cikopo. Acara dimulai dengan penampilan seni dari peserta didik sekolah dasar dari kecamatan Babakan Cikao dan Bungursari.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Purwakarta, Dr. H. Purwanto mengatakan Arboretum bambu adalah bukti dari kolaborasi dan gotong royong semua lapisan masyarakat yang mengubah lahan dari terbengkalai kemudian menjadi pusat pembelajaran, pusat pendidikan dan menjadi jantung paru-paru oksigen di daerah sekitarnya. Ini adalah wujud dan sumbangsih dalam pelestarian lingkungan

“Arboretum bambu murni hasil gotong royong baik dari Dinas Pendidikan, tokoh masyarakat, Kepala Sekolah, Guru dan siswa serta penjaga dan juga masyarakat sekitar. Dengan gotong royong , lahan yang akan dijadikna pusat rekreasi dan edukasi masyarakat akan terwujud dan menjadikannya sebagai tempat yang bermanfaat khususnya untuk peserta didik” ungkap Purwanto.

“42 Jenis pohon bambu dari berbagai macam negara ada di Arboretum Bambu ini dan tercantum barcode di setiap pohonnya yang berisi data nama yang menanam, jenis bambunya, manfaatnya dan tanggal penanamannya. Ini sebagai salah satu pembelajaran literasi digital bagi peserta didik. Selain itu data ini sifatnya abadi karena berbentuk data digital yang dapat diakses kapanpun” ujar Purwanto

Purwanto berharap kegiatan ini dapat mematik semangat dan kontribusi berbagai kalangan termasuk pemerintah daerah agar dapat turut berperan serta dalam pelestarian lingkungan melalui arboretum bambu

Dedi Mulyadi dalam sambutannya menjelaskan tentang pentingnya pohon bambu dalam kelestarian alam dan keberlangsungan hidup manusia. Bambu juga merupakan simbol peradaban bagi masyarakat Sunda.

“Bambu bagi uarang Sunda adalah sumber peradaban kehidupan. Ciri-ciri urang Sunda dilihat dari kebun  bambu. Jika kebun bambunya sudah hilang maka hilanglah peradaban urang Sunda tetapi juga hutan bambunya masih ada, maka peradaban Sunda masih ada. Bagi urang Sunda, semua runtutan bambu adalah karya seni dan berkehidupan serta tidak ada satupun ujung dari bumbu yang tidak bermanfaat”

“Dalam ilmu ekologi, pohon bambu adalah tempat berkumpulnya ekosistem. Bambu itu kasar dan berbulu sehingga bisa menangkal debu. Akar-akarnya mencengkram kuat dan secara ekonomis tidak perlu pupuk saat bertumbuh. Pohon bambu sudah memberikan oksigen bagi masyakat dan nilainya lebih tinggi dari materi karenanya saya minta agar kebun bambu dan setiap OPD menanam pohon bambu di area kantornya serta membebaskan pajak bagi kebun maupun hutan bambu” demikian ucap Dedi.

Menutup acara, baik undangan maupun masyarakat yang hadir menikmati kuliner yang ditelah disediakan oleh perwakilan Korwil K3S dari berbagai kecamatan di Purwakarta. (MH/Ari/Red)



Selasa, 30 Apr 2024, 11:17:08 WIB Oleh : Mira Habibah 529 View
Belajar Yoga Melalui LEANS
Selasa, 30 Apr 2024, 11:17:08 WIB Oleh : Mira Habibah 573 View
Purwanto: Menyemai Karakter melalui TdBA di PAUD
Senin, 29 Apr 2024, 11:17:08 WIB Oleh : Mira Habibah 607 View
Kang Yoto Mantan Bupati Bojonegoro jadi Narsumber LEANS Disdik

Tuliskan Komentar
INSTAGRAM TIMELINE