image

Admin

04 Juni 2026

276x Dilihat
Toilet Sekolah Disulap; Cara Peserta Didik SMPN 1 Bungursari Rawat Fasilitas Sekolah
Pendidikan_Kita – Dalam upaya menanamkan pendidikan karakter sekaligus mendukung program Pemerintah Kabupaten Purwakarta yaitu Ngosrek, SMPN 1 Bungursari melalui Program Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Sekolah (GPBLHS) serta Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) membuat inovasi dengan menyulap toilet siswa menjadi estetis melalui sentuhan karya seni para siswa. 

Dinding toilet baik di dalam maupun di luar dihiasi berbagai lukisan karya peserta didik yang tergabung dalam Ekskul Ecoprint Kriya dan Lukis dengan berbagai tema sehingga toilet semakin menarik. Langkah ini dilakukan tidak hanya untuk mempercantik fasilitas sekolah tetapi juga sebagai wadah penyaluran bakat siswa di bidang seni. 

Ina Rosiantina, S.Pd, Pembina Ekskul Ecoprint Kriya dan Lukis menyampaikan bahwa sekolahnya terus menanamkan budaya bersih pada peserta diidk sebagai langkah awal menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman. Setelah budaya bersih tertanam dan melihat ternyata beberapa peserta didik ternyata memiliki bakat menggambar, kemudian lahir inspirasi untuk menjadikan toilet sekolah menjadi estetis. 

“Toilet estetis lahir setelah karakter peduli lingkungan di sekolah kami mulai melekat pada diri peserta didik. Tidak hanya itu dalam rangka menguatkan karakter peduli lingkungan sekaligus sebagai menyalurkan bakat melukis peserta didik maka kami berikan ruang yaitu dinding toilet sebagai sarana mereka menyalurkan bakat melukisnya” jelas Ina. 

Sementara itu menurut Elya Ratna Hartawati, S.Pd, M.M.Pd selaku Kepala SMPN 1 Bungursari mengatakan pada media Disdik bahwa menjaga kebersihan toilet sekolah sangat penting karena merupakan fasilitas umum yang digunakan oleh seluruh warga sekolah setiap harinya. 

Menurutnya, menjaga kebersihan toilet juga menjadi bagian dari pembentukan karakter peserta didik. Kebiasaan sederhana seperti menyiram toilet setelah digunakan, membuang sampah pada tempatnya, dan menjaga fasilitas yang ada merupakan bentuk pendidikan karakter yang melatih tanggung jawab, disiplin, serta kepedulian terhadap lingkungan. 

"Toilet yang kotor tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat menjadi sumber penyebaran kuman dan bakteri yang berbahaya bagi kesehatan. Karena itu, kebersihan toilet harus menjadi tanggung jawab bersama," ujarnya. 

 Untuk memastikan kebersihan toilet tetap terjaga, Tim UKS SMPN 1 Bungursari membentuk petugas piket yang bertugas memantau kebersihan sekaligus menjaga keamanan sarana dan prasarana yang tersedia di area toilet. Piket digilir sesuai jadwal dari tiap kelas 7, 8 dan 9. 

 Dengan dilukisnya dinding toilet oleh peserta didik agar mereka memiliki rasa peduli dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah dengan cara yang berbeda. 

 "Kami ingin mengubah stigma bahwa toilet identik dengan tempat yang kotor dan berbau. Karena itu, toilet dibuat senyaman dan se estetis mungkin. Toilet idak hanya menjadi fasilitas umum tetapi juga sebagai media pembelajaran karakter, kreativitas dan budaya hidup bersih," pungkas Elya. 

Bagaimana Kesan Anda?

Berikan suara Anda untuk membantu kami meningkatkan pengalaman pengguna.

Sangat Buruk

Sangat Buruk (25%)

Buruk

Buruk (0%)

Cukup

Cukup (0%)

baik

Baik (0%)

Sangat baik

Sangat Baik (75%)