Pendidikan_Kita – Prestasi membanggakan diraih oleh SDS Plus 2 Al-Muhajirin setelah berhasil meraih Anugerah Adiwacana Utama di bidang literasi yang diselenggarakan oleh Komunitas Purbasari Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Kamis (18/12/2025).
Penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas komitmen sekolah yang sejak tahun 2013 merintis kegiatan literasi sebagai bagian dari visi jangka panjang sekolah dalam membangun generasi pembelajar sepanjang hayat.
Program literasi di SDS Plus 2 Al-Muhajirin dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi pondasi utama pembentukan akhlak, pola pikir, dan kualitas masa depan anak-anak.
Program literasi yang diterapkan di SDS Plus 2 Al-Muhajirin meliputi literasi pagi, Motivasi Literasi Pagi oleh Guru sebagai penguat semangat dan teladan, pojok baca di setiap kelas, jurnal literasi siswa, proyek literasi tematik, literasi digital, Saung Literasi sebagai ruang baca terbuka yang ramah anak, Cafe Literasi sebagai ruang diskusi santai dan ekspresi gagasan, serta apresiasi dan publikasi karya siswa. tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi dan semangat literasi di tengah arus digitalisasi dan beragam latar belakang kebiasaan siswa di rumah.
Hj. Lia Yulindari, S.P, M.Pd selaku kepala SDS Plus 2 Al-Muhajirin menjelaskan bahwa kunci keberhasilan program literasi di sekolahnya adalah karena komitmen yang konsisten, kepemimpinan yang visioner, keteladanan seluruh pendidik, serta integrasi literasi dalam setiap denyut kehidupan sekolah.
“Guru memegang peran sentral sebagai teladan budaya baca, fasilitator pembelajaran bermakna, serta pendamping yang menumbuhkan kecintaan siswa terhadap ilmu dan pengetahuan. Siswa terlibat aktif dalam kegiatan membaca rutin, menulis refleksi, berdiskusi, menyampaikan gagasan, dan menghasilkan karya literasi yang mencerminkan pemikiran serta karakter mereka. Orang tua dan masyarakat dilibatkan melalui program membaca bersama di rumah, donasi dan pengelolaan buku, serta dukungan terhadap berbagai kegiatan literasi sekolah” ujar Lia.
Lia sebagai kepala sekolah merasakan rasa syukur yang mendalam dan kebanggaan yang tulus, karena penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras, doa, dan kebersamaan seluruh warga sekolah.
“Penghargaan ini bermakna sebagai pengakuan atas ikhtiar kolektif, sekaligus amanah untuk terus menjaga komitmen dan mutu literasi yang telah dibangun bersama” ucap Lia
Ke depan, menurut Lia SDS Plus 2 Al-Muhajirin akan memperkuat literasi digital dan numerasi, memperluas jejaring kolaborasi, serta mendorong karya literasi siswa agar dikenal lebih luas serta literasi benar-benar tumbuh menjadi budaya hidup yang mengakar kuat dan berkelanjutan, tidak berhenti sebagai program sekolah, tetapi hadir dalam keseharian siswa, menghidupkan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta melahirkan generasi pembelajar yang cinta ilmu, berkarakter mulia, dan siap memberi kontribusi nyata bagi masa depan. (MH/Red.)