Pendidikan_Kita - Sekolah Ekologi Kahuripan Padjajaran yang terletak di dalam kawasan Perumahan Dian Anyar Purwakarta selama ini dikenal sebagai sekolah unggulan dalam pembelajaran berbasis ekologi yang mengedepankan keseimbangan alam dan manusia.
Tidak hanya ingin dikenal sebagai sekolah berbasis alam, sekolah ini kemudian mulai menerapkan budaya karakter baru bagi peserta didik melalui program Mindfullness yang dilaksanakan setiap hari Rabu oleh guru dan juga semua peserta didik sebelum pembelajaran di mulai.
Seiring berjalannya waktu, pendidikan karakter ini kemudian membawa salah satu peserta didiknya meraih prestasi dengan menjadi perwakilan Provinsi Jawa Barat dan satu-satunya dari Kabupaten Purwakarta yaitu Saskia Zaahira Syahlaa dalam Lomba Bintang Sobat SMP Kemendikdasmen Tingkat Nasional Tahun 2026 yang berhasil lolos setelah membawa tema "Mindfullness sebagai Upaya Mewujudkan Budaya Sekolah yang Aman dan Nyaman"
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN Ekologi Kahuripan Pajajaran, Sopian, M.Pd menyampaikan mindfullness selama ini kerap dianggap tidak bisa diterapkan di sekolah formal namun ternyata jika diterapkan secara konsisten dan diperkenalkan secara luas khususnya kepada peserta didik memberikan dampak yang positif.
"Dengan Mindfullness, peserta didik diajarkan untuk memiliki kemampuan dalam mengenal, mengelola dan mengembangkan dirinya dan ini harus dimiliki oleh generasi masa depan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, derasnya arus informasi dan semakin kompleknya tantangan kehidupan, kecerdasan emosional sama pentingnya dengan pencapaian akademik dan itu berhasil diterapkan pada peserta didik termasuk Sazkia" ungkap Sopian
Pemilihan tema "Mindfulness sebagai Upaya Mewujudkan Budaya Sekolah yang Aman dan Nyaman" menurut Kepala SMPN Ekologi Kahuripan Pajajaran, Hj, Tintin Supriatin, M.Pd mengemukakan mindfullness sebagai salah satu program unggulan di Sekolahnya yang unik yang tidak semua sekolah melakukannya, Kegiatan ini sebagai salah satu upaya membentuk kafakter siswa melalui pembangunan kesadaran diri, selain itu untuk mewujudkan sekolah yang aman dan nyaman sekolah juga menambah sarana dan prasarana yang membuat anak lebih nyaman serta membangun karakter peserta didik yang sesuai dengan program Gubernur Jawa Barat Gapura Pancawaluya.
" Mindfulness sangat erat kaitannya dengan nilai Cageur, yaitu sehat lahir dan batin. Anak-anak tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga sehat secara mental dan emosional. Nilai Bageur yang berakhlak mulia melalui kegiatan keagamaan, Bener, Pinter (cerdas), dan Singer. " jelas Tintin.
"Dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi peserta didik, sekolah Ekologi juga menjalankan berbagai program penguatan karakter seperti pendidikan anti perundungan, menyediakan sarana prasana yang ramah anak, mengembangkan budaya sekolah yang asri, hijau dan indah sehingga peserta didik merasa betah, aman dan nyaman selama di sekolah"
Melalui Mindfullness sebagai upaya mewujudkan sekolah yang aman dan nyaman, Tintin berharap dapat menjadi pelopor sekaligus langkah awal dalam menghadirkan pendekatan pembelajaran yang lebih utuh. Sekolah ingin menunjukkan bahwa mindfulness bukan sekadar strategi sesaat, melainkan sebuah pendekatan pendidikan yang layak dikembangkan secara lebih luas.
"Kami berharap mindfulness ke depan dapat menjadi salah satu pendekatan dalam dunia pendidikan Indonesia. Tidak hanya menjadi program atau strategi pembelajaran, tetapi berkembang menjadi sebuah gerakan yang memperkuat proses pembentukan karakter peserta didik secara menyeluruh." Tutup Tintin.