image

Admin

10 April 2026

92x Dilihat
Menguatkan Silaturahim Meneguhkan Profesionalisme: MGMP PAI SMP Purwakarta Gelar Pertemuan Syawal 2026
Pendidikan_Kita - Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang SMP Kabupaten Purwakarta yang digelar pada Rabu (8/4) di MI Dar El Ilmi Purwakarta. Kegiatan ini dihadiri sekitar 70 GPAI se-Kabupaten Purwakarta, menjadi momentum penting pasca-Ramadan untuk mempererat silaturahim sekaligus meningkatkan kualitas profesionalisme guru. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta Asep Rahmatudin, Kasi PAI Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta Dudi Taufik Rahman, Ketua MGMP PAI, Eep Saepul Hayat, Pengawas PAI Nana Rusyana, serta Kabid PAIS Kemenag Deden 

Dalam sambutannya, Ketua MGMP PAI, Eep Saepul Hayat, memaparkan sejumlah program strategis MGMP tahun 2026. Di antaranya pelaksanaan Pentas PAI sebagai wadah pengembangan bakat siswa serta kegiatan study banding guna memperluas wawasan dan praktik baik dalam pembelajaran PAI. 

Kasi GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Asep Rahmatudin, dalam arahannya mengingatkan bahwa guru PAI harus mampu beradaptasi dengan dinamika zaman. “Guru PAI tidak boleh kalah siasat. Setiap perkataan harus mengandung petuah yang dimulai dari keteladanan,” tegasnya. Ia juga menekankan bahwa seorang GPAI harus memiliki enam aspek utama, yaitu pedagogik, profesionalisme, sosial, kepribadian, kepemimpinan (leadership), dan spiritualitas. 

Sementara itu, Pengawas PAI Nana Rusyana menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai silaturahmi dan saling memaafkan pasca-Idulfitri. Ia mengingatkan bahwa semangat kebersamaan tersebut merupakan ciri orang bertakwa. “Semoga ini menjadi wasilah keberkahan, sehingga di bulan Syawal kualitas diri kita meningkat menjadi lebih baik setelah digembleng selama Ramadan,” ungkapnya. 

Dalam sesi penguatan materi, Kasi PAI Kementrian Agama Kabupaten Purwakarta  disampaikan beberapa refleksi penting bagi para guru dengan literat. Pertama, konsep “All You Need is Less”, yaitu pentingnya mengurangi hal-hal yang tidak esensial seperti stres berlebihan, konsumsi berlebih, hingga pikiran yang tidak produktif. Kedua, gagasan “Atomic Habits” yang menegaskan bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Hal ini sejalan dengan nilai istiqomah dalam Islam, sebagaimana hadits riwayat Muslim yang menyebutkan bahwa amal terbaik adalah yang dilakukan secara kontinu meskipun sedikit. 

Selain itu, diperkenalkan pula konsep kurikulum berbasis cinta yang mengedepankan pendekatan humanis dalam pembelajaran. Kurikulum ini diharapkan mampu membangun hubungan yang lebih dekat antara guru dan siswa, sehingga proses pendidikan menjadi lebih bermakna. 

Kegiatan MGMP ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi program, tetapi juga sebagai ruang refleksi dan penguatan nilai-nilai keislaman serta profesionalitas guru. Dengan semangat kebersamaan di bulan Syawal, diharapkan para guru PAI mampu terus meningkatkan kualitas diri dan memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan di Kabupaten Purwakarta. 

Kegiatan diakhiri dengan dialog tentang berbagai hal di lapangan sehingga suasana menjadi lebih hangat kekeluargaan. 

Wallahu a’lam 

Baarakallah lanaa wa lakum 

#Salam Literasi:: Indonesia_Berkarya!!! 

Penulis:
Ida Kholidah
Guru PAI SMPN 1 Bungursari

Bagaimana Kesan Anda?

Berikan suara Anda untuk membantu kami meningkatkan pengalaman pengguna.

Sangat Buruk

Sangat Buruk (0%)

Buruk

Buruk (0%)

Cukup

Cukup (0%)

baik

Baik (0%)

Sangat baik

Sangat Baik (100%)