Pendidikan_Kita – Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Visitasi Akreditasi BAN-PDM Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang bertempat di Aula Bank BJB. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan penjaminan mutu satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Kepala Seksi Penjaminan Mutu, Kepala Seksi Pendidikan Nonformal (PNF), narasumber dari BAN-PDM Provinsi Jawa Barat, serta perwakilan dari KCD Wilayah IV dan Kementerian Agama. Sebanyak 42 peserta dari 20 satuan pendidikan jenjang SD, SMP, dan PKBM yang menjadi sasaran akreditasi turut mengikuti kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta menyampaikan bahwa akreditasi memiliki peran penting dan strategis sebagai instrumen penjaminan mutu pendidikan. Akreditasi tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan administrasi, tetapi juga sebagai bagian dari kebijakan publik dalam memastikan kualitas layanan pendidikan sesuai dengan standar nasional.
“Akreditasi harus dimaknai sebagai sarana refleksi dan perbaikan berkelanjutan. Fokus penilaian saat ini tidak hanya pada dokumen, tetapi juga pada kinerja nyata satuan pendidikan, seperti kualitas pembelajaran, kepemimpinan, dan capaian hasil belajar peserta didik,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber dari BAN-PDM Provinsi Jawa Barat menjelaskan bahwa akreditasi merupakan bentuk penjaminan mutu satuan pendidikan sebagaimana diatur dalam regulasi terbaru. Melalui kegiatan sosialisasi ini, satuan pendidikan diharapkan memahami mekanisme, kebijakan, serta tahapan akreditasi tahun 2026, termasuk pengisian data melalui sistem Sispena dan kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kesiapan administrasi dan mutu layanan pendidikan menjadi hal yang sangat penting, mengingat hanya satuan pendidikan yang terakreditasi yang berwenang menerbitkan ijazah. Oleh karena itu, seluruh sekolah didorong untuk mempersiapkan akreditasi secara optimal agar proses penilaian dapat berjalan dengan lancar dan hasilnya mencerminkan kondisi nyata satuan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi antara Dinas Pendidikan, BAN-PDM, KCD, Kementerian Agama, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Purwakarta. Dengan demikian, satuan pendidikan mampu menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.