Bumiku Menangis

Selasa, 31 Mar 2020 | 15:00:24 WIB - Oleh Nurdin Cahyadi, S.Kom | Dibaca 3175


Bumiku Menangis
   

Karya Upia Nuraeni
UPTD SMPN 3 Pasawahan

Bumiku menangis
Tanah mengerang kesakitan
Mengepal perih, memikul luka
Tawa menghilang, resah mengguncang
Tersekat ruang
Terputus jabat tangan

Bumiku menangis
Kota mati bak kuburan tua
Tatapan hampa di ruang mushola
Sekolah-sekolah adalah jasad yang telah berpulang
Di lengangnya kota pandemi, negeri yang terisolasi

Kini, kotaku siap berperang
Melawan pandemi, membasmi endemi
Tangan-tangan kekar menenteng karbol dan disinfektan
Tinggal jamuan bu dokter dan perawat yang tersisa
Masihkah esok tersebar tawa kita?

Purwakarta, 22 Maret 2020
M. R (Mustika Renjis)



Selasa, 31 Mar 2020, 15:00:24 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 1784 View
Dampak Covid-19 : Sekolah Sepi Tanpa Penghuni
Selasa, 31 Mar 2020, 15:00:24 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 1088 View
Corona
Selasa, 31 Mar 2020, 15:00:24 WIB Oleh : Nurdin Cahyadi, S.Kom 835 View
Mengguncang Dunia

Tuliskan Komentar
INSTAGRAM TIMELINE